Bawaslu: Pemungutan suara di Kuala Lumpur berjalan baik, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (Bawaslu) menyebut pemilihan umum (PSU) di Kuala Lumpur, Malaysia berjalan baik, namun banyak catatannya.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan salah satu permasalahan PSU Kuala Lumpur adalah adanya ancaman yang dilakukan pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilihan Khusus (DPK) terhadap Organisasi Pemungut Suara dan Orang Asing (KPPSLN) dan pengawas TPS/pemungutan suara melalui telepon. . Kotak (TPS/KSK).

“Ini terjadi di KSK 039 di distrik Klang. Bahayanya bukan hanya ketidaksabaran pemilih, tapi juga karena pemilih tidak percaya https://www.janekennedy.info/ pengawas dan KPPS menegur jika terbukti melanggar pengaturan, ”kata Bagja dalam siaran pers yang diperoleh di Jakarta, Senin, Maret. 11 Agustus 2024 dikutip Antara.

Bagja menjelaskan, banyak pemilih yang ditegur karena memotret surat suara yang sudah dihitung, menyuruh pemilih memilih salah satu calon di daerah pemilihan KSK, menjaga jarak saat mencoblos, dan bahkan melanggar keamanan.

Karena itu, Bagja mengungkapkan Bawaslu akan menindak pemilih yang melanggar PSU Kuala Lumpur. Tentu saja, lanjutnya, ia akan mengumpulkan bukti-bukti.

“Tersangka yang melakukan pengancaman juga sudah banyak, kita akan bawa ke Balai Penegakan Hukum Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) agar bisa didalami dan masyarakat yang ingin diancam oleh penyelenggara pemilu di kemudian hari,” dia dikatakan.

Sementara itu, Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty mengatakan, di PSU Kuala Lumpur, banyak pemilih DPK yang emosi terhadap penyelenggara karena menolak menunggu satu jam hingga waktu pemilu berakhir, seperti yang terjadi di KSK 020, 102, dan 103.

“Tentu saja sulit untuk membimbing pemilih PDK yang ingin dilayani terlebih dahulu. “Tentunya kami berkepentingan agar DPT (Daftar Pemilih Tetap) tidak habis,” kata Lolly.

Lolly mengatakan banyak hal lain yang terjadi seperti pembukaan TPS/KSK tidak dilakukan tepat waktu, tidak ada aliran yang dibacakan pada pembukaan TPS, DPT d Luar Negeri (DPTLN) tidak masuk TPS, pegawai hanya sebatas dinas. Registrasi.